Karantina Maluku Turut Serta Pengawasan dan Pemantauan Bahan Pangan di Kota Ambon
CM, Maluku
Berdasarkan rilis, No 9/Humas/BKHITMALUKU/2025. Kamis, 20 Maret 2025.
Mengatakan, menindaklanjuti Kegiatan Pengawasan dan Pemantauan bahan pangan bersama Wakil Gubernur Provinsi Maluku beberapa waktu lalu,Karantina Maluku bersama instansi terkait melakukan inspeksi ke berbagai sentra perdagangan seperti gudang bahan pokok, pasar tradisional dan pasar modern yang dilaksanakan pada tanggal 17 sd 20 Maret 2025.
Kegiatan bersama tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi dan kecukupan pasokan bahan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 H.
Pejabat Karantina dan tim gabungan melakukan wawancara langsung dengan penanggung jawab gudang bahan poky, pasar tradisional dan pasar modern terkait penyimpanan dan penanganan bahan pangan segar danmudah busuk. Selain itu,dilakukan juga uji petik menggunakan metode organoleptik seperti warna, tekstur, dan aroma untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan.
Adapun bahan pangan yang menjadi target pemeriksaan seperti beras, telur, ikan,daging sapi, daging ayam, sayur-sayuran dan buah-buahan.
Sementara itu, Kepala Balai Karantina Maluku Abdur Rohman menjelaskan, selain melakukan inspeksi bersama tim, Karantina Maluku memastikan bahan pangan yang masuk di Kota Ambon telah disertifikasi Karantina dari daerah asal terhadap lalulintas komoditas pangan baik hewan, ikan, tumbuhan dan produknya di pelabuhan maupun bandar udara atau tempat-tempat pemasukan ke wilayah Maluku, serta melakukan monitoring.
Berbagai instansi yang juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, BPOM, Dinas Perindag, Dinas Kesehatan, Krimsus Polda Maluku.
Sinergi tersebut menurut Abdur Rohman penting untuk memastikan tidak ada bahan pangan berbahaya yang beredar di masyarakat.
"Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pangan yang aman dan berkualitas," jelas Abdur Rohman.
Dengan pengawasan ketat tersebut, ia berharap masyarakat kota Ambon dapat lebih tenang dalam memilih bahan pangan yang aman dan berkualitas, terutama menjelang dan selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Abdur Rohman menegaskan, bahwa keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat.(CMe)